Wednesday, 16 August 2017

Toko Modern FASTPAY Solusi Belanja Online Tanpa Transfer

Foto Pelanggan Toko Modern FASTPAY saat belanja secara online di gerai FASTPAY.(sumber foto google.com)

Hai para blogger. Tahukah kalian bahwa diera teknologi seperti sekarang ini kian hari semakin banyak inovasi yang dikeluarkan oleh berbagai perusahaan dibidang Teknologi. Salah satunya konsep bisnis Online to Offline. Awalnya saya sedikit bingung mendengar istilah itu, namun setelah saya telusuri lebih jauh bahwa bisnis Online To Offline ini ternyata mampu meningkatkan kepercayaan pembeli khususnya mereka yang GAPTEK untuk membeli atau belanja secara online.

Nah konsep Online to Offline (O2O) inilah menjadi salah satu alternatif kita dalam melakukan pembelian secara online TANPA HARUS TRANSFER ke bank pelapak secara online. Konsep penjualan barang O2O ini bagi saya mampu menjangkau konsumen offline yang belum tersentuh teknologi secara umum seperti internet dan penggunaan telepon pintar Karena dalam sistemnya kita hanya memilih barang secara online tersebut lalu DIBAYARkannya secara offline ke gerai terdekat.

Lalu siapa yang menggunakan Konsep Bisnis Online to Offline (O2O) ?

Dia adalah Toko Modern FASTPAY salah satu pemain e-commerce indonesia yang telah memiliki jutaan barang terlengkap dan termurah dengan mengusung tagline Apa aja ada!! TOMO FASTPAY adalah jaringan para mitra Sentra Bisnis FASTPAY yang telah bertransformasi dari layanan pembayaran tagihan biasa menjadi layanan terlengkap yang lebih moderen diantaranya penjualan jutaan jenis barang, tiket dan reservasi, layanan paket wisata, ekspedisi dan lain-lain

Kini Tomo FASTPAY sendiri telah memiliki ratusan ribu mitra yang telah tersebar di seluruh pelosok Indonesia. sehingga kita bisa sangat mudah menemukan gerai/mitra tersebut dimana saja tanpa harus transfer pembayarannya melalui bank. itulah alasannya mengapa saya memberi judul artikel ini dengan Toko Modern FASTPAY Solusi Belanja Online Tanpa Transfer.

Nah dalam waktu yang penuh bahagia ini, saya akan menjelaskan secara detail mengenai Toko Modern FASTPAY yang kian hari semakin diminati oleh masyarakat dalam melakukan pertumbuhan bisnis penjualan barang. berikut penampakan Toko Modern FASTPAY :

Tampilan depan Website Toko Modern FASTPAY.
Tampak depan websitenya sangat bagus ya!! kita bisa lebih mudah memilih berbagai barang yang telah disediakan. Lantas bagaimana ceritanya saya bisa mengerti keberadaan Toko Modern FASTPAY ini. Awalnya sih saya memiliki rekan yang menjalakan usaha bersama Sentra Bisnis FASTPAY dan setiap bulan saya pribadi dan keluarga selalu menyerahkan ke dia soal bayar membayar Tagihan PLN, PDAM sampai hutang ke Bank pun semuanya teman saya yang membayarkan dengan biaya admin yang sangat murah dibanding dengan yang lain.

Saya pun berpikir rekan saya ini pakai sistem seperti apa kok semua layanan ada dalam genggamannya. Dan akhirnya dia pun berbaik bercerita mengenai bisnis yang ia jalani selama ini. Dia mengatakan bahwa dengan bergabung Sentra Bisnis FASTPAY kita secara otomatis telah memiliki banyak layanan bisnis salah satunya Toko Modern FASTPAY ini.

Bergabung di sini, kata dia. hanya butuh modal 300an dan itu sudah bisa memiliki banyak bisnis diantaranya seperti :

  • Pembayaran Tagihan (PLN,PDAM, Kartu Kredit, Internet, Pulsa, Multifinance, Asuransi dll)
  • Reservasi Tiket Pesawat, Pelni, Kereta Api
  • Penjualan Barang dengan konsep O2O
  • Perbankan 
  • Keagenan (Koran, sms masking dll)
  • Dan yang terbaru layanan Ekspedisi
Gilaaaaaa!!!...mendengar ceritanya saya pun tak mau berpikir panjang untuk mendalami keberadaan bisnis yang fenomenal di era digital seperti sekarang ini. Hanya dengan modal sedikit kita sudah bisa menjadi Raja disegala bidang bisnis. PELUANG USAHA TERBARU ini benar-benar sebuah kesempatan bagi saya dan rekan-rekan untuk bisa menjadi calon jutawan. Apalagi dengan keberedaan Toko Modern FASTPAY semua nya menjadi aman tanpa harus takut lagi belanja barang secara online karana pembayarannya sudah sangat jelas yakni dilakukan di gerai Tomo FASTPAY terdekat. 

Nah untuk lebih jelasnya kita bisa lihat langsung nih. Ilustrasi dari Toko Modern FASTPAY melalui sebuah Video simple berikut ini : 


Sangat jelas bukan videonya. Mulai sekarang gak perlu bingung lagi ya mau belanja yang aman dan mudah pilih aja Toko Modern FASTPAY. Insya Allah semua berkah!!



Wednesday, 8 June 2016

Cerita Perjalanan ke Eropa 2016

Foto menjelang keberangkatan ke Eropa. Juanda Surabaya
MIC Transformer adalah leading provider for Human Capital Improvement, yang bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia dan corporate training dengan metode pelatihan Edutainment dan Experiential Learning yang menitik beratkan pada belajar melalui pengalaman sebagai bagian dari materi. Oleh karena itu, kami akan berbagi kisah kepada Anda tentang Experiential Learning kami ke Eropa yang sangat luar biasa ini.

Keberangkatan kami ke Eropa tersebut tidak lepas dari hasil kerja keras tim. Dimana, Setiap personal dituntut untuk menjadi orang yang Valuable Person, Valuable Team dan Valuable Leader, ketiga Value ini telah di bangun dalam tim kami yang solid sehingga mampu menjadikan perusahaan kami mengalami peningkatan profit dari tahun ke tahun. Tak heran jika mentor kami Julianto Eka Putra (Ko Jul) tak segan segan memberangkatkan team MIC Transformer beserta beberapa devisi dibawah naungan Binar Group diberikan kesempatan ber-Experiential Learning ke lima Negara di Eropa untuk menggali ilmu yang akan dibawa ke Indonesia.

Sebelum Experiential Learning dimulai, sebanyak 31 orang yang telah mengajukan Visa ternyata sebagian diantara mereka mengalami penolakan yakni 8  Visa milik tim SMA Selamat Pagi Indonesia dan 5 Visa lainnya milik tim Binar Group. Namun, sebagai tim kami tidak pernah putus asa untuk melakukan berbagai terobosan untuk bisa meloloskan semua Visa yang telah diajukan dan pada akhirnya kami pun mengajukan Visa yang mengalami penolakan tersebut melalui jalur premium. Syukurlah. Tepat pada H3 sebelum pemberangkatan ke Eropa 13 visa tersebut akhirnya bisa diterima oleh pihak kedutaan. Sehingga tidak ada satu pun dari tim kami yang tertinggal. Terima kasih Tuhan ucapan syukur terus kami panjatkan dalam tangan kuasa-Mu.

Minggu, 19 Maret 2016 merupakan hari yang telah di tunggu-tunggu, Hari ini Kami awali perjalanan sejak pukul empat pagi menuju bandara Juanda Surabaya. Pesawat pertama kami menuju Jakarta terbang pukul 06.45. Setiba di bandara Soekarno-Hatta dua tim dari Binar Group Jakarta segera bergabung. Tim Experiential Learning pun telah lengkap. Sembari menunggu pesawat kedua yang akan membawa kami ke Hongkong pukul 14.25, kami makan siang sekaligus briefing konsep dokumentasi selama di Eropa.

Pesawat siap. Kami dibawa melintasi Jakarta – Hongkong selama 4 jam. Kami beruntung diberi fasilitas maskapai legacy carries (Full service airlines) sampailah kami tiba di Hongkong pukul 20.30 GMT +8. Begitu mendarat, Mentor kami Ko Jul mengajak kami santap malam di foodcourt T2 Hongkong International Airport seraya menunggu keberangkatan selanjutnya pada pukul 00.45 menuju destinasi pertama kami ke Eropa Ko Jul memabagikan sharing kepada kami mengenai apakah orang – orang benar-benar memahami arti kerja keras, Arti melakukan yang terbaik, arti berjuang dan berusaha?

Sebab bila kami tidak memahami arti tersebut 13 visa yang sempat mendapat penolakan dari kedutaan tidak akan bisa diterima. Tetapi berkat usaha Ko Jul yang terus berusaha mencari jalan dan akhirnya didetik terakhir pihak kedutaan mengeluarkan Visa tersebut. Banyak orang yang selalu mengatakan tidak bisa atau tidak mungkin padahal sejatinya mereka masih belum berjuang dengan maksimal. Selama kita masih bisa dan selama ada waktu maka jangan pernah hanya dengan mudah mengatakan ini kehendak Tuhan itu adalah cara termudah manusia untuk berusaha lebih, karena tidak ada seorang manusia pun mengetahui ini kehendak Tuhan atau bukan, jadi benar-benar to the Best. Itulah sharing mentor kami kepada Tim. Bagaimana beliau selalu menegaskan sebagai Tim harus selalu berusaha sampai ketitik terakhir dia tidak bisa melangkah.

Selama perjalanan dari Hongkong ke Milan yang membutuhkan waktu selama 11 Jam tersebut, sejumlah tim dari kami tak henti-hentinya terus mengucapkan rasa syukurnya kepada Tuhan YME bisa diberi kesempatan untuk berexperiential learning ke Eropa. Dimana, selama dilingkungan pekerjaan, Ko Jul selalu mendidik tim kami untuk menjadi seorang Valuable Person yakni ahli dalam 5 bidang. Ahli Bersyukur Ahli Berpikir, Ahli Bertindak, Ahli Berkomunikasi, dan Ahli Beramal. Dimana, dengan memiliki 5 Ahli ini maka kita bisa menjadi most wanted person.

Syukur kepada Tuhan, akhirnya kami sampai dengan selamat di Eropa. Duomo di Milano adalah destinasi pertama di kota ini, saat kami tiba, area penuh dengan lautan manusia. Rupanya diarea ini sedang di adakan lomba lari maraton. Karena padatnya tempat ini, kami perlu menunggu hingga agak lengang agar bisa menuju Katedral.

Lantas, ada apa di Duomo of Milan? Kami disuguhi katedral super megah dengan arsitektur gotik yang sangat indah. Setiap patung dan ornament dindingnya diukir begitu detail. Desain serta tata ruangnya sungguh mengagumkan, Bayangkan, bangungan seluas 157 meter yang menampung 40 ribu orang ini tak memerlukan pengeras suara. Kami juga dapat mendengar suara lonceng menggema sempurna ke seluruh kota . Hal ini terjadi karena berkat lubang-lubang kecil di dinding gereja yang membantu proses resonasi. Teknologi kuno yang luar biasa.

Kami juga mengunjungi Monument of Victorio Emannuel II yang letaknya di sekitar Duomo. Sembari menunggu jam makan siang, kami makan gelato asli italia. Rasanya? Enakkk! Dikedia ini. Kami menyadari bahwa tidak semua orang italia bisa berbahasa inggris, termasuk si penjual gelato. Jadi kami pakai bahasa tubuh. Tunjuk sana tunjuk sini yang penting sama-sama mengerti.

Setelah itu kami ke Castello Sforzesco. Sebuah kastil super luas yang kini digunakan sebagai museum karya Michaelangelo dan Leonardo da Vinci. Tak melulu lorong dan karya yang dipajang, pihak museum juga menyediakan tempat duduk agar pengunjung bisa lebih lama menikmati karya sekaligus suasana. Hampir sehari kami menikmati Milan, jelaslah bahwa kota ini cukup tua. Banyak bangunan-bangunan kuno serta flat dengan cerebong asap, persis seperti yang sering tampak di film film.

Malam pertama di Milan sungguh istimewa! Kami di ajak menyaksikan langsung pertandingan big macth AC MILAN vs LAZIO di San Siro Stadium. Pertandingan ini disiarkan langsung ke seluruh dunia, Penontonnya banyak, Yang unik lagi. Kami melihat banyak gerombolan anak-anak usia SD yang nonton bareng dengan gurunya. Dari awal hingga akhir pertandingan mereka dan penonton lokal bersorak-sorai dan meneriakkan yel-yel untuk tim kesayangan. Pertandingan berakhir imbang, skor 1:1.  

Satu hal yang dapat kami pelajari dalam pertandingan AC Milan Vs LAZIO ialah gol gol yang telah tercipta kedua tim tersebut tidak lepas dari kerja sama tim, mereka membangun kerja sama yang baik antar satu sama lain, tidak mementingkan dirinya sendiri melainkan bagaimana melangkah agar mencapai sebuah gol bagi timnya. Sungguh pengalaman yang menakjubkan yang pernah ada dalam kehidupan kami.

Di Milan, kami menginap di Radisson Blu Hotel, Hotel bintang 4 yang nyaman namun tak menyediakan air mineral botol untuk minum para tamu, Mengapa demikian? Karena air kran di Milan dan juga seluruh Eropa bisa diminum langsung. Konsep kamar mandi hotel ini adalah toilet kering yang menyediakan kloset duduk sekaligus ada bidet. Semula kami bingung apa fungsi benda mirip westafel namun lebih pendek dan diletakkan bersebelahan dengan kloset ini. Ternyata usut punya usut, bidet ini berfungsi untuk bilas setelah kita buang air kecil atau besar.

Ada beberapa hal lain yang kami rasakan di Milan. Kota Milan tidak terlalu teratur dan bersih. Masih banyak coretan coretan di tembok. Warga Milan didominasi pengguna city car. Kebanyakan mobil yang berlalu lalang tampak kusam seperti lama tidak dicuci. Sesekali tampak mobil station wagon untuk keluarga nyaris serupa dengan yang di Negara kita, sampah berserakan dijalan usai lari maraton digelar. Satu lagi, tour leader kami berpesan agar kami lebih waspada karena banyak copet di kota ini.

Dari Milan ke Roma butuh waktu tujuh jam kurang lebih seperti waktu tempuh Surabaya ke Yogyakarta. Kami menempuh perjalanan darat dengan bus. Melawati highway yang bebas macet dan hambatan lalu lintas lain. Kami juga melewati banyak terowongan, seperti di film-film. Di Italia, mereka lebih memilih melubangi gunung daripada membuat jalan diatasnya. Terowongannya berukuran besar, lengkap dengan 3-4 jalur kendaraan.

Destinasi pertama kami di Vatikan Roma adalah Basilika Santo Petrus. Baru sampai pagarnya saja, beberapa dari kami (khususnya yang beragama katolik) menangis haru. Sama sekali tak menyangka bisa sampai disini. Basilika Santo Petrus adalah gereja katolik terbesar di dunia.  Dari Basilika kami langsung bertolak menuju Colosseum, bangunan yang dulu dijadikan area tarung para gladiator. Selanjutnya kami mengunjungi Trevi de Fountain. Dikolam berasitektur indah ini terkenal mitos jika berhasil melempar koin dengan tangan kanan melewati bahu kiri suatu saat bisa kembali ke tempat ini. Otomatis kami pun beramai –ramai melempar koin ke kolam.

Perjalanan berikutnya adalah kota Assisi. Perjalanan sekitar 2,5 jam dari Roma. Jaraknya 120 mil.Assisi sebagai kota kelahiran Santo Fransiskus Assisi. Masuk dalam salah satu warisan budaya Unesco. Kotanya sudah tua, terletak di bukit yang cukup tinggi. Kami tiba pada malam hari. Saat bus menanjak, dari kejauhan kami melihat kota Assisi yang diterangi dengan sorot lampu yang indah. Tanpa dikomando, kami kompak bilang "waaahhh" berjamaah.

Kalau di Roma cenderung panas di Assisi dingin sekali. Anginnya kencang badan seperti mau terbang terbawa angina. Kota tua ini cantik, tertata rapi suasana tenang khas pedesaan. Kami makan malam di restoran yang dekorasinya cantik dengan pelayan memakai jas lengkap. Menunya mamimia lezato! Spaghetti, mushroom, roasted chicken, and potato. Porsinya besar. Hari itu kami ditutup dengan menginap di Grand Dei Congressi hotel dengan interior super indah.

Hari keenam tiba, saatnya kami menuju Interlaken, Swiss. Perkiraan cuaca disana sekitar -6 derajat selsius, kami tidak sabar segera bertemu salju disana! Ada yang menarik ketika sampai di perbatasan Italia dan dan Swissmenyerupai loket tol di Indonesia. Tidak ada pemeriksaan. Hal ini disebabkan oleh Negara-negara yang kami kungjungi tergabung dalam Uni Eropa, antar Negara seperti antar provinsi.

Swiss termasuk Negara yang bersih dan tertib serta bebas copet. Setiap kendaraan yang lewat harus di uji mesin dan emisinya. Peraturannya ketat. Dalam q haru, operasi bus dibatasi 12 jam saja. Kalau lebih 1 jam, esok hari operasi bus harus dikurangi 1 jam. Secara umum. Penduduk swiss cenderung lebih gemuk berkulit putih dan bermata biru. Sebagian besar bisa bicara bahasa jerman. Untuk mata uang, Swiss tidak menggunakan euro, tetapi Swiss franc. Namun demikian mereka tetap mau menerima euro. Dulu saat belum menjadi Uni Eropa, tiap Negara di Eropa menggunakan mata uang dan visa yang berbeda-beda. Bagi turis ini sangat merepotkan.

Pagi hari di Grindelwald suhunya 9 derajat selsius. Dingin tapi masih bisa di teleransi. Mungkin karena kami sudah beberapa hari terkena hawa dingin, jadi badan kami rasanya sudah beradaptasi. Lalu kami ke stasiun kereta untuk menuju ke Top Of Europe di Jungfraujoch. Sampai , dilokasi kami naik kelantai paling atas lalu keluar melihat salju abadi. Perjalanan dilanjutkan. Kami naik ke ketinggian 4000 mdpl menggunakan lift super cepat. Sayangnya kami tidak bisa berlama-lama disana di ketinggian itu oksigen sangat tipis sehingga membuat pusing dan sesak. Suhu udara pun mencapai -7,9 derajat selsius. Super dingin! Sejauh ini kami benar-benar bersyukur bisa menikmati pengalaman langka ini. How great is our God. Ciptaan-Nya luar bisa indah. Thank you. God!

Dari Grindel wald kami menuju ke Luzern. Kota penghasil jam tangan. Disana banyak berderet tokoh jam ternama seperti Omega, Rolex, Tag, Huer, Patek Phillippe dll. Luzern memiliki pemandangan kota yang tak kalah cantik. Ada juga danau berlatar gunung salju yang atasnya terbentang tulisan “couple bridge”. Konon, para jomblo disarankan melewati jembatan itu agar segera dapat pasangan.

Sampai hari ini, Kami bersyukur diberi kesempatan untuk melakukan experiential learning “ life is a Service” di kota ini. Saat beranjak dari “ couple bridge” tiba-tiba mentor kami Julianto Eka Putra masuk ke sebuah kafe untuk membeli beberapa gelas kopi panas. Kemudian kopi itu diberikan kepada dua orang petugas yang sedang membantu mengatur jalan. Mereka menerima pemberian kami dengan gembira. Mentor kami mengajarkan bahwa petugas itu telah menyelematkan banyak orang dengan mengatur lalu lintas. Kalau tidak ada mereka tentu akan terjadi macet bahkan kecelakaan. Ada banyak orang yang lalu lalang sepanjang hari, tapi tidak ada seorang pun yang perhatian kepada mereka. Padahal mereka pasti sudah berjam-jam bertugas di udara dingin seperti ini. Hal kecil yang kami lakukan, sedikit perhatian berupa segelas kopi, tentu sangat beharga bagi mereka.

Disinilah kami belajar banyak dari mentor kami selama berexperiential learning. Dimana kami diajarkan untuk bisa menjadi be a Valuable Leader. Pemimpin yang terbaik adalah pelayan kelas wahid dimana dia bekerja paling keras, mengambil bagian paling sedikit, namun penyertaan Tuhan padanya sungguh luar biasa. Memimpin dan dipimpin merupakan dua hal yang terkait erat. Seorang pemimpin yang baik hendaknya menjadi panutan bagi yang di pimpin. Anggapan bahwa menjadi pemimpin jauh lebih enak dari yang dipimpin membuat banyak orang ingin menjadi pemimpin. namun tidak banyak yang menyadari bahwa menjadi seorang pemimpin tidak hanya sekedar memberi perintah, namun seorang pemimpin harus dapat merebut hati timnya, membuat mereka rela untuk dipimpin, dapat mengarahkan tim yang dipimpinnya sehingga dapat berkembang dan membawa perusahaan menjadi lebih maju.

Untuk itu, para pemimpin yang menjadi tolak ukur hendaknya tidak hanya dapat memberikan tuntutan, namun juga dapat menjadi seorang partner kerja, rekan dan pendukung setia bagi timnya. Dengan menyadarkan makna memimpin dan mendorong para pemimpin untuk mau mendekatkan diri dan berjuang bersama dengan seluruh anggota timnya, rela untuk berbagi dengan anggota timnya, membimbing mereka tanpa henti, sehingga akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang dicintai dan disegani oleh timnya dan membuat perusahaan semakin kokoh dan berkembang.

Setelah kami berbagi kepada para petugas pengatur jalan. Selanjutnya kami menuju Strasbourg, Kota warisan Unesco diperbatasan Perancis dan Jerman, yang berasal dari Grand Island. Semula Strasbourg adalah pulau yang berkembang menjadi kota. Kebanyakan penduduk hidup sebagai pedagang. Mereka gemar minum bir bahkan kerap menggelar beer festival.  Selama disini kami juga ikut merasakan CEST ( Central European Summer Time), dimulai pada hari minggu terkahir bulan Maret sampai hari minggu terakhir bulan Oktober. CEST hanya berlaku saat musim panas artinya disini waktu dimajukan satu jam lebih awal. Jika sebelumnya beda waktu Indonesia – Eropa adalah enam jam, mulai pukul 02.00 ini hanya beda lima jam. Hal ini disebabkan matahari bersinar lebih lama saat memasuki musim panas.

Sebelum bertolak ke Paris. Kami makan siang di Metz. Di kota kami kembali merasakan keajaiban. Sepanjang perjalanan hujan turun dengan deras, tour leader kami bingung karena nantinya kami harus jalan kaki untuk sightseeing serta ke restoran. Ternyata, begitu tiba di tujuan hujan deras berhenti, kami pun menikmati keindahan kota kecil ini dengan nyaman.

Perjalanan kembali dilanjutkan. Ah, rasanya tak sabar menuju Paris. Paris benar-benar kota padat. Bangungunan berhempitan banyak lampu lalu lintas di sana sini mirip Jakarta, macet pun tak terhindarkan. Sebagai pusat mode dunia, paris menjadi surge produk branded. Saat berkunjung ke kota ini, sebaiknya jangan memakai barang KW saat berkunjung ke tenant resmi. Jika ketahuan tas atau dompet palsunya bisa digunting petugas setempat. Dikota ini kami menginap di Best Western Hotel. Kamarnya memang tidak sebesar hotel-hotel sebelumnya, tapi tetap menampilkan interior – interior cantik.

Sekarang kami berada di pusat kota Paris. Kami sudah siap menghadapi kemacetan kota ini. Rupanya, Tuhan memberikan hadiah yang indah bagi kami. Di hari senin ini, kota Paris sedang libur merayakan hari Paskah – bukan hari Minggu seperti pada umumnya. Hal ini membuat kota super padat ini lebih lengang dari kemarin dan mungkin hari biasanya gedung perkantoran tutup dan tak kalah penting : no traffic jam. Kami bisa menikmati kota impian kami dengan sangat nyaman.

Perjalanan kami dari Hotel diwarnai langit gelap. Sampai di Arc the Triomphe, kami cepat-cepat berfoto di bawah hujan, lalu segera kembali ke bus. Rupanya, prakiraan cuaca hari ini akan terjadi hujan badai dari pagi hingga sore. Di dalam bus, kami segera berdoa bersama, meminta agar hujan berhenti. Sekali lagi, kebesaran Tuhan kemabli terjadi, tiba di tujuan berikutnya hujan berhenti langit yang sebelumnya mendung gelap perlahan tersingkap berganti warna biru cerah seolah awan gelapnya ditiup menjauh dari langit Paris.

Yang kami nanti telah tiba Paris City Tour,  Dari Arc the Triomphe kami ke Sacre Coeur di bukit Montmartre. Dulu tempat ini berada diluar benteng kota Paris. Ini adalah tempat tinggal orang-orang miskin dan para seniman. Mereka enggan tinggal didalam kota Paris karena pajak yang terlalu tinggi. Dari tempat ini kami bisa melihat pemandangan indah kota Paris. Sebelum makan siang kami kembali ke Arc the Triomphe untuk foto foto kerana cuaca kembali cerah. Kami makan siang di restoran chinese food. Restoran kami terletak didekat menara Eiffel. Sampai di taman dekat Eiffel kami begitu terharu seperti tak percaya bisa tiba disini. Terima kasih Tuhan atas kesempatan yang kau berikan ini our dream comes true.  Dari paris ke Brussels butuh waktu empat jam. Selanjutnya kami ke Grand Palace pusat kota berupa lata yang luas dan dikelilingi bangunan tua yang cantik. di sekitarnya banyak toko souvenir dan kafe. Souvenir khas Belgia adalah pernak –pernik serba Tintin, karena Brussels adalah kota kelahitan tokoh komik dunia ini.

Hari kesebelas Experiential Learning adalah hari terkeren sepanjang perjalanan. Kami sarapan di Perancis, makan siang di Belgia dan makan malam di Belanda. Dari Brussels kami bertolak ke Amsterdam, kota terbesar di Belanda. Sampai di Amsterdam kami melepas kangen dengan masakan Indonesia restoran Desa. Pemiliknya juga orang Indonesia, menunya soto, sate ayam, rendang, telur dadar dan ikan goreng.

Amsterdam merupakan kota yang cukup padat. Lahan parker terbatas dan tarifnya mahal sekali sehingga banyak orang yang menggunakan seperda untuk berkendara. Ini menarik sebab cara ini berhasil mengurangi kemcaetan serta polusi. Kami juga banyak melihat charging area untuk mobil listrik yang menunjukkan bahwa Negara ini benar-benar peduli dengan udara yang bersih. 

Hari ketiga belas tiba waktuna kembali ke Indonesia. Hotel kami tidak jauh dari bandara, hanya berjarak 15 menit. Pesawat siap mengantar pulang pukul 13.10. bandara di Amsterdam di sebesar Hongkong. Beberapa petugas imigrasi menyambut kami dengan kalimat “Apa kabar?”, “Hallo Cantik”, “Mau pulang ke Indonesia, ya?’” setelah tahu kami rombongan dari Indonesia. Kami sempat kaget melihat bule dibelanda. Dengan ramah menyapa kami menggunakan bahasa Indonesia yang terdengar lancer. Usai melayani kami. Mereka pun mengucapkan “ Terima Kasih sudah berkunjung” . entah ini karena alas an historis Indonesia – Belanda atau memang factor layanan yang lebih? Karena saat bule Perancis yang masuk, mereka pun menyapa dengan ucapan “ Banjour”. Bagian ini membuat kami merasa istimewa.


Experiential Learning telah selesai. Banyak hal yang kami pelajari. Sekarang waktunya fight lagi. Kerja dan Berkarya untuk kesuksesan bersama (dan untuk our next experiential learning pastinya!) Semangat .

Wednesday, 27 April 2016

Nasehat bijak dari CEO agar karir karyawan cepat naik (I)

Jumlah karyawan jelas lebih banyak dibanding dengan jumlah Manager. Apalagi dibandingan dengan jumlah CEO (Chief Executive Officer) yang lazimnya disebut pemimpin, pimpinan atau pemilik perusahaan, maka jelas sangat jauh bandingan jumlah karyawan dengan CEO,
Seorang CEO bisa membawahi ratusan bahkan ribuan karyawan. Dari ribuan karyawan, yang menjadi karyawan berprestasi bisa dihitung dengan jari. Para karyawan sering kurang menyadari kenapa tidak juga menanjak karirnya atau lama sekali naik gajinya. Semua berhubungan dengan kinerja.

Mendapatkan seorang karyawan yang ideal bagi perusahaan atau pimpinan memang tidak mudah, meski pencari pekerja begitu banyak jumlahnya. Kalau sudah bekerja, akhirnya selalu berhubungan dengan kinerja. Selalu dicari karyawan yang baik dan benar menurut perusahaan atau pimpinan. Bagaimana agar menjadi karyawan baik dan benar, dan yang bisa cepat naik karirnya?         

Begitu banyaknya karyawan yang tanya pada sesama karyawan untuk bisa cepat naik gaji atau karir menanjak. Terutama bertanya kepada karyawan yang karirnya cepat naik. Itu salah? Tidak mutlak salah, tetapi kurang begitu efektif. Yang paling efektif adalah mendengar nasehat dari CEO itu sendiri. Karena CEO tahu karyawan yang ‘benar’ dan dibutuhkan oleh perusahaannya.

Seorang CEO pasti punya pandangan tersendiri untuk ‘menciptakan’ karyawan yang potensial. Karyawan yang cocok dengan perusahaan yang dipimpinan. Memang, tidak semua CEO mau berbagi tentang keilmuannya menjadi pimpinan.

Yang pasti, seorang CEO-lah yang paling paham dan tahu cara agar karyawan layak mendapat reward atau karir yang menanjak.

Sudah cukup banyak buku yang ‘mengajarkan’ agar karyawan cepat menanjak karirnya. Tetapi buku yang benar-benar pas untuk bisa diterapkan, dan hasilnya cepat dirasakan sangatlah jarang.

Artikel ini berisi ‘cerita’ dan sengaja mengupas ‘nasehat’ CEO agar karyawan cepat naik karir atau cepat naik gaji. Cerita atau cara efektif yang dibeberkan akan sangat efektif bila itu benar-benar dilakukan oleh para karyawan.

            Apa dan bagaimana yang harus dilakukan? Silakan dibaca, disimak, dan lakukan!


Saturday, 5 March 2016

Trik Jitu Mencari Jodoh, Menggunakan Online Dating


Beberapa waktu lalu saya mendapatkan pertanyaan dari pihak setipe.com melalui email seputar suksesnya menggunakan online dating hingga ke pelaminan. Baca disini kisahnya : Berawal Dari Setipe.com Aku Menikah ( Episode I ) sebab menurut mereka, para member yang menggunakan situs online dating khususnya orang indonesia sangat sulit sekali memulai percakapan dengan match yang membuat pasangannya itu menjawab pertanyaan atau salam mereka. Sehingga mereka pun bertanya :

Kira-kira dari pengalaman kalian apa sih yang akan membantu orang-orang memulai percakapan menarik? 
Kalau dari kalian sendiri yang bikin akhirnya Dinda mau menjawab pertanyaan/sapaan Dhani pertama kali itu apa? Dan caranya Dhani bagaimana untuk memulai percakapan itu sehingga bisa lanjut sampai ketemu?

Bagi saya pertanyaan di atas sangatlah bagus untuk dijawab dan tidak menutup kemungkinan jawaban saya nantinya bisa menjadikan pandangan atau refrensi bagi para member atau jomblower atau mereka yang sedanga menggunakan situs online dating dalam menerapkan perjuangannya mencari pasangan. Good luck Ya..

Sebelum menjawab, Saya ingin sekali bercerita terlebih dahulu tentang pengalaman yang menarik ketika saya baru mendaftar di setipe.com, dimana. ketika masuk diruangan sign up saya langsung di suguhkan dengan banyaknya pertanyaan (Tes Psikologi) dimana pertanyaan itu tidak harus diselesaikan dihari pendaftaran namun bisa dilakukan secara berkala. Setelah saya menjawab pertanyaan guna melengkapi profil, pada titik 70% saya memutuskan untuk melanjutkan ke esokan harinya. 

Ke esokan harinya saya login kembali di setipe.com dengan NIAT melanjutkan pertanyaan yang diberikan, namun NIAT itu ternyata tidak sesuai harapan. dimana, saya harus mengulanginya kembali pertanyaan dari awal 0%.

Foto pernikahanku 
Karna diri ini sudah tercampur dengan sebuah NIAT yang sungguh-sungguh (hahahaha) saya pun merelakan waktu di hari kedua itu untuk menyelesaikan tes psikologi yang diberikan setipe.com Beberapa waktu berselang akhirnya sampailah pada titik  100% , disinilah rasa lega pun mulai terasa, sehingga saya putuskan untuk log out dan kembali kepada rutinitas sehari-hari.

Pada malam harinya, ternyata apa yang saya lakukan pada hari itu sungguh sangat sia-sia dimana saya diminta untuk mengulang lagi tes psikologi dengan ratusan pertanyaan (sungguh melelahkan, hehehe) .. Kendati begitu, tidak murungkan NIAT saya untuk bergabung di setipe.com. saya pun memutuskan untuk menghubungi layanan Setipe Support dan yang melayani saya di malam itu ialah Team dari setipe bernama Ino Nofiyanti 

Pertanyaan demi pertanyaan saya terus sampaikan kepada Nofiyanti hingga larut malam dan akhirnya saya di nobatkan secara resmi oleh setipe.com menjadi anggotanya. Sungguh perjalanan yang menyenangkan dan ada sedikit melelahkan,,, hahahaha

Selain diatas, ketika saya sudah resmi menjadi Anggota setipe.com, keaktifan untuk selalu login pada dashbor selalu saya lakukan setiap waktu untuk membuktikan janji yang dikatakan oleh setipe memberikan match sesuai dengan kriteria saya, setelah menunggu waktu yang cukup lama ternyata setipe.com memberikan match pertama kalinya kepada saya, seorang perempuan yang kini menjadi istri saya. Alhamdulillah 

Mungkin itu aja ya sharingnya. dimana, cerita di atas dapat kita simpulkan bahwa ketika kita sudah memiliki NIAT yang sungguh-sungguh maka apa yang kita harapkan Insya Allah akan tercapai. oleh karena itu tanamkan sebuah NIAT sebelum kita berselancar di dunia online dating. 

Kembali ke pertanyaan, Benar kata Team Setipe.com , bahwa orang Indonesia itu sulit memulai percakapan dengan match yang membuat pasangannya itu tidak saling menjawab pertanyaan satu sama lain. Namun sebelum itu saya telah mempunyai cara khusus bagaimana caranya kita mendapatkan feedback dari orang yang kita ajak bicara. dimana point pertama adalah AWALI DENGAN UCAPAN ATAU SALAM YANG SOPAN. Tidak sekedar Assalamu'alaikum kemudian diberi tanda tanya saja ( ?) atau hanya sekedar mengatakan selamat pagi, selamat siang dll atau yang lebih para lagi bila ada seorang anggota mengawali pembicaraan dengan kalimat hai boleh kah kita kenalan bagi saya pribadi ini adalah kata-kata PEMICU seseorang yang diberi pesan enggan untuk menjawab. Karna terkesan abal-abal  atau sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita.. 

Gimana sih mengawali pembicaraan yang sopan itu ?

Caranya simple banget, kita ambil contoh dari apa yang saya lakukan ketika saya pertama kali mengirim pesan dengan Puspita Adinda dengan kalimat : 

"Assalamu'alaikum WR.WB. Apa Kabar? Semoga kabar mu baik hari ini ya dan selalu mendapat perlindungan dan kesehatan dari Allah SWT. " Salam kenal dari saya, Dhani


Dan masih banyak lagi, kalimat-kalimat yang sopan yang lainnya. Saya yakin dengan kita menunjukkan kesopanan kepada seseorang yang baru kita kenal atau diajak untuk berkenalan pasti akan mendapat feedback yang baik. Aamiin. 

Yang perlu diingat, bahwa, perilaku sopan memulai percakapan tidak hanya pada awal-awalnya saja melainkan dilakukan secara continous. Dan hindari berbicara mengenai diri sendiri kecuali ketika ditanya baru kita jawab, respond dengan baik apa yang dia (match) katakan, mulai dari pembicaraan seputar hobinya, pengalamannya dll. semua itu harus kita respon dengan baik dulu. Dan ada saatnya kita membicarakan diri kita kepada match.

Perlu diketahui lagi bahwa, kebiasaan orang indonesia itu biasanya. belum apa-apa sudah langsung minta nomor atau pin bbm. Baru kenal sehari aja cepat-cepat minta nomor telepon. Ingat, tidak semua perempuan lho ya langsung MAU bertukar nomor telepon atau pin. Karena pada umumnya wanita tidak suka dipermainkan. Nah bagi cowok-cowok, saran saya jangan terburu-buru minta nomor, Gunakan sebaik mungkin fasilitas yang ada di setipe.com dan bangun komunikasi yang baik dan sopan dengan match. Mungkin itu ya, kalau menurut saya mengenai kebiasaan orang indonesia...semoga bisa bermanfaat. Aamiin.

Sementara untuk pertanyaan bagaimana memulai percakapan itu sehingga bisa lanjut sampai ketemu. Intinya, Kalau kedua pasangan ini sudah merasa baik komunikasinya tanamkan rasa KOMITMEN diantara keduanya. Saling menunjukan rasa keseriusannya bukan sekedar lisan tetapi mengimplementasikan langsung apa yang sudah di janjikan. Insya Allah dengan begitu, ini adalah suatu jalan dimana Allah memberikan jodoh pada mereka.

Mungkin itu saja ya jawaban dari saya, semoga apa yang disharingkan ini bisa bermanfaat bagi kita semua.. Oh ya, bagi kalian yang ingin mengetahui kisah sukses saya mendapatkan pasangan hingga kepelaminan melalui situs online dating, bisa membaca kisahnya didalam blog ini dan beberapa situs media online di Indonesia 







Thursday, 17 December 2015

Berawal Dari Setipe.com Aku Menikah ( Episode I )



Pada tanggal 21 agustus 2015 pukul 09.30 WIB, aku menikah dengan Puspita Adinda (28), warga Kelurahan Pabean Asri Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Seorang gadis yang ketemui di situs online dating semacam setipe.com itu akhirnya menjadi pendamping hidupku hingga denyut nadiku takkan berdetak lagi. Aamiin.

Al-Kisah,  Pagi itu aku terdiam disebuah kos-kosan yang terletak di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Daerah yang dikenal sebagai wilayah terluar indonesia itu aku tempati dengan seorang diri. Tak hanya daerah terluar,  melainkan sebuah daerah kepulauan yang dihampit dengan Gunung Api Karangetang yang setiap saatnya terus mengeluarkan guguran lava pijar dengan volume yang cukup besar.

Kendati begitu, aku tak pernah memikirkan jika situasi dan kondisi seperti itu sangat berbahaya bagi diriku namun aku tetap tenang dan fokus pada sebuah layar LED berukuran 21inc didepan ku.

Metro TV, Ya, merupakan saluran televisi yang kerap aku jadikan sebagai stasiun favorit untuk di tonton, sebab,  banyak informasi yang disajikan sangat bermanfaat bagi pemirsanya termasuk bagi diriku sendiri.

Program Kick Andi. siapa yang tak kenal dengan acara tersebut. program acara yang banyak memberikan inspirasi dan motivasi sangat berguna sekali bagiku yang pada saat mengangkat tema Jasa Unik Nan Kreatif, Jumat 8 Mei 2015 pukul 20.05 WIB di Metro TV. malam itu Kick Andy memang benar-benar mendatangkan bintang tamu yang sangat istimewa yakni Founder Setipe.com Ramzi Tholib.

Diawal tahun 2015 nama Ramzi Tholib memang belum begitu menggema di telinga masyarakat indonesia. Namun ketika tayangan Kick Andy malam itu benar-benar membuat para penonton tercengan-tercengang mendengarkan Kisah Inspiratif dan kreatif pendiri Setipe.Com, Razi Thalib.

Diketahui, Setipe.com dibuat untuk membantu para member yang sedang mencari pasangan. dimana,  Member yang bergabung dalam situs ini dapat mencari dan bertemu pasangan sesuai dengan kriteria mereka inginkan.

Dalam menemukan kriteria secara akurat,  situs online dating ini menyiapkan 140 pertanyaan yang dapat membantu member dalam mengenal karakter MEMBER dan juga pasangan yang cocok.

Mendengar kisah tersebut,  Tak pelak jika saya pun langsung bergegas mengambil sebuah handphone  untuk segera mengakses hyperlink setipe.com yang telah tampil dilayar kaca Metro TV.

Dengan penuh semangat, dan mengucapkan kalimat basmalah,  saya pun mendaftarkan diri sebagai member disitus yang terbilang baru itu. Tak lama kemudian akhirnya ada suara ringtone dihandphone smart phone si nokia menandakan ada email masuk.

Setelah mendapat notifikasi,  bahwa pendaftaran saya berhasil,  saya pun melanjutkan tes psikolog yang di berikan oleh setipe.com

Pertanyaan demi pertanyaan dijawab  dengan kemampuan akal saya, walaupun terkadang kesal karena ada beberapa pertanyaan yang terulang namun saya tetap terus menjawabnya hingga 140 pertanyaan.

(Bersambung) Tunggu artikel selanjutnya ya..

Monday, 6 July 2015

Menyusun Topik Obrolan Sebelum Bertemu Calon Mertua


Berhadapan dengan calon mertua memang tidak sama dengan menghadapi seorang pejabat - pejabat negara. Meskipun kita atau saya pribadi yang berprofesi sebagai wartawan sudah terbiasa bertemu dengan petinggi-petinggi dipemerintahan, akan tetapi, bertemu dengan calon mertua memang kesannya agak berbeda bro.

Sebab, menurut naluri saya dan pengalaman saya sebelum menemui calon mertua. Rasanya gimana gitu,.. Dibilang takut 'tidak'. Gugup juga 'tidak' atau bahkan takut salah dalam sebuah percakapan juga 'tidak', dibilang enjoy ya ya aja artinya dalam hal ini kita tidak boleh berpendapat negatif bahwa semua calon mertua itu menakutkan. Itu salah besar bro... Kita harus bisa menjadi diri sendiri dihadapan calon mertua. Apa kekuranganmu ungkapkan dengan bijak dan apa kelebihanmu tahan dan jangan diungkapkan sebelum ada moment-moment yang tepat ketika bertatap muka dengan mertua.

Oleh karena itu disini aku ingin berbagi perasaan, pengalaman dan naluriku sebelum aku bertemu dengan calon mertua. (Baca juga kisahku setelah bertemu dengan calon mertua membuahkan sebauh pernikahan : Berawal Dari Setipe.com Aku Menikah (Episode I)

Waktu itu. Langkah awalku sebelum bertemu dengan calon mertua ialah membuat rencana obrolan apa dan harus bagaimana memulai sebuah pembicaraan. Karena, siapun yang ingin bertemu dengan calon mertua dipastikan ada sebuah obrolan atau percakapan antara kamu dengan mereka. Hal ini di buat agar pada saat pertemuan perdana saya menghsilkan obrolan yang nyaman pastinya tentu ceria. 

Berikut rencana saya :

1. Sebelum saya mendatangi rumah calon mertua, aku berkaca dan menilai diri sendiri apakah aku sudah pantas bertemu dengan mereka. Pantas disini maksudnya.. Mulai dari cara berpakaian dan menjaga obrolan-obrolan yang tidak disukainya.

2. Setelah dinilai sudah matang semua, aku siapkan sebuah bulpoin untuk mencatat apa apa saja yang harus aku bicarakan pada pertemuan nanti. Dan dari catatan itu akan aku hafal sehafal mungkin .

Ini catatanku secara rinci semoga ada kesamaan Ya:

  • Ucapkan Salam dengan ekspresi wajah yang senyum seraya mencium tangannya. Karena pada saat bertemu aku sudah menganggap calon mertuaku sudah ku anggap seperti orang tuaku sendiri.
  • Jangan duduk sebelum ada perintah dari tuan rumah entah itu calon mertua sendiri yang menyuruh,  saudara-saudaranya atau bahkan pasanganku sendiri yang mempersilahkan
  • Nantinya akan Aku Awali dengan pembicaraan yang ringan-ringan namun penuh arti serta nyaman dan lagi nanti aku bakal hindari topik yang tidak disukai calon mertua.
  • Berbicara tentang aktifitas mertua. Kebetulan aktifitas calon mertuaku  melakukan bisnis online dari media sosial, bbm dll.
  •  Akan kutawari mengembangkan bisnisnya dengan cara membuatkan sebuah website untuknya sebagai bahan promosi yang menjajikan.
  • Berbicara soal jenis, tipe dan kegunaan barang dijual. Yang penting harus tetap enjoy dan terbawa suasana.
  • Bertanya soal aktifitas adik pasangan. Kebetulan kata pasanganku adiknya bakal masuk di pondok pesantren kebetulan aku juga alumni pesantren. Jadi aku ingin berbagi kisah dan menceritakannya agar dapat menberi dia semangat dan bekal nanti agar tidak kaku pada hari pertama masuk.
  • Bercerita secara rinci tentang pesantren.
  • Bercerita soal aktifitas kakak pasangan. Mudah-mudahan nanti kakak pasanganku ada pada saat aku bersua disana. Sehingga aku bisa menanyakan aktifitasnya.
  • Berbicara soal informatika kebetulan kakak pasangan bidangnya itu. Dan bidangku juga itu. Semoga nanti bisa saling sharing dan nyambung.
  • Berbicara aktifitas saudara -saudara yang berada dirumah. Iseng iseng nanti aku becandain pasanganku karena doyan makan.
  • Membuat suasana menjadi penuh dengan canda tawa atau bahasa gaulnya guyonan.
  • Memperkenalkan tentang siapa diriku. Seraya tetap memegang teguh etika dalam pembicaraan soal autografi
  • Memberitahu mereka tentang asal muasal ku, keluargaku. pekerjaanku, kepribadianku dan lain sebagainya. (tidak boleh ngebut bicara agar ketika mereka memberi respon/pertanyaan dadakan ditengah-tengah penjelasanku harus aku jawab dulu pertanyaannya hingga tuntas kemudian dilanjutkan pembicaraan.
  • Tetap enjony dan sesekali beri guyonan. Agar autografi terdengar tidak membosankan mereka.
  • Estimasi waktu obrolan di atas. Kira-kira butuh kurang lebih dua jam. Saatnya aku ucapkan permintaanku kepada mereka.
  • Menjelaskan tentang hubunganku dengan pasangan.
  • Menjelaskan semua kepada mereka maksud dan tujuan.
  • Mengasah kembali hafalan atau kalimat-kalimat dalam meminta restu dan meminta izin kepada calon mertua agar aku dapat diiZinkan menikahi pasanganku. (Baca juga : Ini kalimat kalimat yang aku hafal untuk meminta restu kepada calon mertua)
  • Menerima dengan lapang dada tentang apa yang mereka jawab. Apakah aku diterima atau tidak tetap haris menerima dan menyukuri keputusan. (Tapi aku optimis diterima)
  • Sampai disini pasti suasanya sedikit serius dan tegang. Aku harus bisa merubah suasana agar kembali fress. Dengan memberi seuntai guyonan yang membuat mereka tertawa.
  • menyalarasi semua obrolan diatas didalam guyonan. Agar lebih kolektif pada saat melakukan obrolan serta  tidak mengulang-ulang penjelasan.
  • berusaha tetap tenang dan membuat suasana tetap ceria.
  • Optimistis dan yakin pertemuanku bisa lancar tidak ada halangan.
  • Berterima Kasih kepada Allah SWT atas rencana ini dan selalu tetap berdoa kepada-Nya
  • Menghafal lagi rencana dari awal sampai akhir.

Itulah rencanaku saat ini. Pada saat melakukan obrolan kepada calon mertua dalam waktu dekat. Mohon doanya yang man teman. Agar usahaku ini bisa lancar dan bisa sesuai harapan. Aamiin. (07/07/15) (Baca juga kisahku setelah bertemu dengan calon mertua membuahkan sebauh pernikahan : Berawal Dari Setipe.com Aku Menikah (Episode I)

Pertemuan Pertama Dengan Mertua dan Calon Istri. Bagian I

Terima Kasih telah berkunjung jangan lupa untuk membaca artikel-artikel yang lain ya..

Sunday, 5 July 2015

Pertemuan Pertama Dengan Mertua dan Calon Istri. Bagian I

Memang gampang gampang susah , susah tapi gampang, itu memang sesuatu yang aku alami 'dulu', mengingat usia yang semakin bertambah seperti nya sudah bukan waktunya lagi bagiku untuk terus berleha dan bersenang diri. (Yups jomblo)

Banyak yang nyaranin aku mulai dari teman biasa, sahabat, orang baru kenal, bahkan bos besarku pun juga ikut memberi saran menyuruhku cepat-cepat cari pasangan buat dinikahin. Dorongan demi dorongan secara silih berganti sepertinya semakin membuatku tidak tahan mendengarnya. Hanya kata sabar yang selalu ku ucapkan ketika mereka memberi dorongan.

Katakan lah waktu itu aku memang telat, tapi aku woles aja gak mau pusing, akhir nya kesadaran itu datang juga, aku gak mau bersedih dengan masa laluku menjalin kasih dengan seseorang. semoga saja kedepannya bisa lebih baik.

Puspita Adinda, Ya. Sosok wanita yang kutemui dari dunia maya (internet) 

Setelah sekian pencarian dan beberapa wanita yang aku kenal, proses perkenalan pun silih berganti, mulai dari si A ,si B ,si C dan seterus nya sampai kenal lah diriku sama Dinda (panggilanku kepadanya) baca juga : Berawal Dari Internet aku temukan jodohku 

Caraku berkenalan ke setiap wanita yang aku deketin masih tetap menggunakan metode yang sama, menggunakan proposal cinta, tanpa banyak muluk muluk aku pun langsung sampaikan visi dan misiku. (Baca juga :  Visi misi Saya mencintai Anda)

Dari beberapa perkenalan ada yang respon di awal ,saling memberi dukungan, tapi memang gak jodoh akhir nya berhenti di jalan.

Ada juga yang langsung il fill dengan visi misi ku, kesan nya aku buru buru dan tergesa gesa, hahahaha.. Ya iyalah, aku maklum soal nya wanita yang aku kenal saat itu jauh terpaut dengan usia ku, usia dia emang sedang semangat nya mengejar karir dan cita cita, tapi itu woles aja walau kadang aku malu sama diri sendiri.

Kemudian ada juga udah merasa akrab cocok, tapi dia lebih memilih materi, akhirnya ujung ujung nya dia udah diambil dan sekarang sudah menjadi istri orang. Ya woles aja lagi.

Terus ada lagi orangnya nya smart, pinter, cantik, intelek, tetapi masalah nya aku yang gak pede hehehehe semakin aku tau dia, semakin aku ngerasa gak bisa ngimbangin hingga akhir nya aku  mutusin untuk tidak dilanjutkan.

Pengalaman-pengalaman diatas mungkin bisa ku jadikan pembelajaran sekaligus mengetahui personalnya masing-masing.

Puspita Adinda atau yang akrab disapa Dinda, waktu itu Komunikasi semakin intensif ,hampir tiap hari aku atau dia saling menelpon tergantung siapa yang ada pulsa.

Namun sayang perkenalanku dengan Dinda tidak didukung sama keadaan ku sekarang, ada beberapa persoalan yang harus aku atasi, tapi itu bukan halangan yang berarti, justru akan  menjadi semangat ku nanti.

Ya, menjadi seorang perantau yang jauh dari lokasi dinda. Itulah penghalangku saat ini.

Meski aku mengenal Dinda baru beberapa hari. Seketika itu aku bilang dan pamer ketemen dengan satu alasan. Namun mereka macam macam juga sih respon nya, tapi umum nya mereka senang dengan apa yang aku dapatin.

Alasannya Karena kebanyakan dari si A Si B dan Si C dst. Banyak yang tidak setuju dengan prinsipku selama ini, seperti cinta itu tidak harus berpatokan dia orang bule atau bukan, janda atau perawan, anak orang kaya atau biasa, wanita karir atau pekerja, cantik atau tidak.  bagiku what ever.

Dia terima keadaan ku, terima kekurangan ku dan terima apa ada nya, aku pun juga sama, dari apa yang dia punya dan tidak gak masalah. Dan itu hanya Dindalah yang mengerti dan menerima apa kata dari prinsipku. Disitulah mengapa aku menunjukan dia kepada teman-teman.

"Bro Ini loh calonku, So jangan ditawar tawarin lagi aku ama yang lain,"kataku kepada mereka

Kembali ke masa perkenalan kita sudah bisa saling menerima dan punya satu komitmen. Hanya itu yang penting menurut aku.

Hari demi hari hubungan komunikasi semakin dekat, aku pun ingin terus tersenyum dan berbangga ria saat mengetahui dinda mulai mengenalkan pada keluarganya tentang komunikasiku dengannya dan Alhamdulillah keluarganya me respon baik soal ini.

Aku pun tak mau kalah, untuk bisa memberitakan hal ini kepada orang tua dan keluargaku dan syukur alhamdulillah mereka mendukungku.

Suatu ketika, pada saat aku menelpon dinda. Ibu kandung dinda selalu menyahut pembicaraanku dengan penuh canda tawa. Dan disinilah keyakinanku semakin bertambah bahwa dinda memang benar-benar bakal menjadi pendamping hidupku satu-satunya dan selamanya.

Lebih bangga lagi. Semisal aku membicarakan tentang pernikahan dengan dinda. Dan lagi-lagi pembicaraan semacam itu mendapat nilai positif dari keluarganya. Bahkan kakak dari dinda mendukung penuh hubungan adeknya denganku. Alhamdulillah.

Waktu Telah Tiba

Setelah sekian lama melakukan komunikasi dengan dinda kurang lebih dua bulan lamanya hehehe. Waktu yang kita nantikan pun segera tiba. Berawal dari ucapan basmallah aku memutuskan dan berniat karena Allah SWT untuk bisa mendatangi/dan bersilahturahmi dengan keluarga dinda sekaligus bertemu sosok seorang (dinda)

Besok, merupakan Tanggal 7 juli. Tanggal dimana langkah awal kakiku menuju ke kediamannya. Perjalanan yang bakal ku naiki bakal memakan waktu dua hari mulai dari transpot laut hingga udara.
Diperkirakan, pada tanggal 9 nanti aku telah tiba di kota dimana dia tinggal. Dan alhamdulillah. Dinda berkata :

"Tanggal 9 nanti aku jemput kamu dibandara, selanjutnya akan kukenalkan dirimu pada keluargaku,"

 Bersambung...


Jadikan pengalaman Sebagai pembelajaran. 

Tuesday, 2 June 2015

Berawal Dari Internet aku temukan jodohku

Berawal dari SITUS ONLINE DATING yang mengandalkan sistem algoritma, akhirnya aku menemukan pasangan yang tepat bahkan akurat. Mantap!! Hahahahaha. Alhamdulillah. :D  (jangan salah arti ya)

Bukan bermaksud menghambur hamburkan kesenangan, namun aku ingin meyakinkan kalian jika menemukan sesuatu yang sangat sakral sekalipun seperti mencari pasangan untuk dijadikan sebagai istri sangat mudah didapat jika kita berusaha, tidak diam, tidak berharap, dan tidak bergantung pada orang lain itulah kuncinya.

Oleh karena itu, pada artikel ini Bro, aku ingin berbagi kisah tentang perjalananku mendapatkan pasangan  yang Insya Allah akan ku jadikan sebagai istri yang sholahah, (Aamiin) dimana, perjalanan ku  menemukannya mungkin sedikit berbeda dengan teman-teman yang lain ya dan waktunya pun bisa dibilang cepat, secepat bintang pindah dari tempatnya. Hehehehehe.

Pertemuanku dengan dia ini bermula dari situs internet Bro. Bukan facebook atau pun twitter melainkan online dating semacam setipe.com. Jika ingin membuktikan kalian bisa langsung join aja sebagai membernya asalkan serius dan tetap berusaha.

Kalau aku sih terus terang aja bro awalnya aku tidak percaya bisa menemukan sosok istimewa di setipe.com walaupun diantara kita belum pernah saling kenal bahkan bertemu sekalipun

Beruntunglah aku memiliki tipikal orang yang netral dan gak suka yang macem macem (neko-neko) serta tidak memandang dia itu siapa dan bagaimana yang terpenting itu agamanya dan ketaatannya. Masalah fisik dan masa depan itu ma urusan belakangan aja yang terpenting bagaimana diantara kita berdua nantinya dapat membangun bersama-sama masa depan yang lebih cerah dan merubah kehidupan. Dan itu dipastikan akan dapat memenuhi keinginan kita menggapai masa depan.

Internet. Ya, kata yang sering diucapkan oleh sebagian orang yang melakukan aktifitas online. Sumber informasi apa saja yang ingin kalian ketahui baik terpecaya hingga hoax sekalipun ada ditubuh internet salah satunya mencari pasangan. hehehehe

Seperti Setipe.com, Ya salah satu program situs internet, online dating dari ribuan situs lainnya yang memberikan ruang bagi para pengguna intenet untuk mencari pasangan atau hubungan jangka panjang.

Bercerita tentang semacam setipe.com, Awalnya aku sangat skeptis ikut serta dalam program online dating ini. Dan skeptisme ku ini terbukti ketika melakukan proses pendaftaran.

Bagaimana tidak. Belum resmi menjadi member saja aku sudah disajikan berbagai kesulitan. mulai dari proses pendaftaran yang memakan waktu cukup panjang, karena harus melalui serangkaian tes psikologi yang diberikan setipe.com. bahkan setelah melalui persyaratan yang diberikan.  Aku diminta untuk kembali mengulangi test psikologi dan ini terjadi sekurang-kurang tiga kali. Sungguh Melelahkan. Tapi aku tetap sabar. Hehehehe.
Dititik inilah skeptis ku mulai tumbuh dan berfikir ini hanya lah dunia maya , Dunia yang penuh akan kenistaan dan membuka celah bagi setiap orang melakukan kebohongan.

Tidak percaya, mungkin begini penjelasannya. Tahu gak? DUNIA MAYA'' Sesuai dengan namanya maya(semu)/tak nyata/palsu. Perlu kalian ketahui didunia maya semua orang bisa menjadi apa saja atau siapa saja, atau jadi pejabat, bahkan jadi artis sekalipun juga bisa. (terserah mereka ingin jadi apa) yang penting aku jadi diriku sendiri. wkwkwk

Pertanyaan sekarang adalah ''apa masih ada orang jujur di dunia maya ini?'', Jika untuk menuliskan nama saja sudah ngawur , mengisi data diri saja terkesan asal-asalan, begitu juga dengan foto profil asal pajang saja foto orang, dan tak jarang kadang pakai photo artis jepang, dengan alasan privas. Nah,,, kalo sudah begitu, apa mungkin kita masih bisa percaya? (ya percaya ga percaya to?)

Di dalam dunia maya, Tentu tak semua yang ada di dunia maya adalah buruk, atau Sebaliknya juga tak semuanya baik. Yang terpenting adalah, janganlah sampai kita nanti terjerumus dalam kepalsuannya, yang sering kita jumpai di dunia maya. (sekarang lebih banyak yang palsu)

Dan sekarang tinggalah bagaimana kita bisa memanfaatkan, dan mempergunakan untuk sebaik-baiknya, atau sesuai kebutuhan kita , perlu kita ingat ,,! Jangan pernah korban kan dunia nyata kita hanya karna dunia maya, dan juga harus diingat sudah berapa banyak tenaga, waktu, dan uang kita yang akan terbuang sia-sia hanya untuk dunia maya.

Namun dengan peristiwa pertemuan ini aku pun percaya, bahwa, ini lah salah satu bentuk cara Tuhan memberikan cinta pada setiap hamba-hambanya. (Baca Juga Pengalaman Menarik lainnya : Kisah Pertemuan Pertama dengan Calon Mertua dan Calon Istri )